<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7681809536384127820</id><updated>2011-09-14T07:14:39.210-07:00</updated><title type='text'>Muhammad Haitami _ 611090007 (tamipontianak.blogspot.com)</title><subtitle type='html'>kata bijak " Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat", Tak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tamipontianak.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamipontianak.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>tamipontianak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14318274474212304271</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_gqohXV8SWJg/SiKC9N9MAGI/AAAAAAAAABM/KJ_k4LYTDUw/S220/DSCF4468.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7681809536384127820.post-686823709121285636</id><published>2009-09-20T13:52:00.000-07:00</published><updated>2009-11-07T18:21:53.678-08:00</updated><title type='text'>BUNDA</title><content type='html'>Aku&lt;br /&gt;lahir dari perut Ibu.. bukan kata org...memang BENARKAN !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dahaga, yang susukan aku.....Ibu&lt;br /&gt;Bila lapar, yang menyuapi aku......Ibu&lt;br /&gt;Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. .Ibu&lt;br /&gt;Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu&lt;br /&gt;Bila bangun tidur, aku cari....Ibu&lt;br /&gt;Bila nangis, orang pertama yang datang ....Ibu&lt;br /&gt;Bila ingin bermanja, aku dekati....Ibu&lt;br /&gt;Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....Ibu&lt;br /&gt;Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....Ibu&lt;br /&gt;Bila nakal, yang memarahi aku....Ibu&lt;br /&gt;Bila merajuk, yang membujukku cuma....ibu&lt;br /&gt;Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila takut, yang menenangkan aku....ibu&lt;br /&gt;Bila ingin peluk, yang aku suka&lt;br /&gt;peluk....ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;selalu teringatkan ....ibu&lt;br /&gt;Bila sedih, aku mesti telepon....ibu&lt;br /&gt;Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu&lt;br /&gt;Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu&lt;br /&gt;Bila takut, aku selalu panggil..... "ibuuuuu! "&lt;br /&gt;Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu&lt;br /&gt;Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga....ibu&lt;br /&gt;Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu&lt;br /&gt;Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu&lt;br /&gt;Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu&lt;br /&gt;Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu&lt;br /&gt;Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal......ibu&lt;br /&gt;Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku....ibu&lt;br /&gt;Yang selalu berkirim surat dengan aku....ibu&lt;br /&gt;Yang selalu memuji aku....ibu&lt;br /&gt;Yang selalu menasihati aku....ibu&lt;br /&gt;Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta persetujuan. ....ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ada pasangan hidup sendiri....&lt;br /&gt;Bila senang, aku cari.....pasanganku&lt;br /&gt;Bila sedih, aku cari....ibu&lt;br /&gt;Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada pasanganku&lt;br /&gt;Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu&lt;br /&gt;Bila bahagia, aku peluk erat.....pasanganku&lt;br /&gt;Bila berduka, aku peluk erat.....ibuku&lt;br /&gt;Bila ingin berlibur, aku bawa....pasanganku&lt;br /&gt;Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu&lt;br /&gt;Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku&lt;br /&gt;Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu.. aku ingat pasanganku&lt;br /&gt;Selalu.. ibu ingat aku&lt;br /&gt;Setiap saat... aku akan telepon pasanganku&lt;br /&gt;Entah kapan... aku ingin telepon ibu&lt;br /&gt;Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku&lt;br /&gt;Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkan:&lt;br /&gt;"Kalau Anda sudah selesai belajar dan bekerja, masih ingatkah anda pada ibu?&lt;br /&gt;tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berderai&lt;br /&gt;air mata jika kita mendengarnya. .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau ibu sudah tiada....... ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....&lt;br /&gt;Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....&lt;br /&gt;Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya.....&lt;br /&gt;Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya......&lt;br /&gt;Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....&lt;br /&gt;dan akhir sekali berapa banyak yang men-SHOLAT-kan JENAZAH ibunya...... ( by : forum terima kasih ibu )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7681809536384127820-686823709121285636?l=tamipontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamipontianak.blogspot.com/feeds/686823709121285636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7681809536384127820&amp;postID=686823709121285636' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/686823709121285636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/686823709121285636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamipontianak.blogspot.com/2009/09/bunda.html' title='BUNDA'/><author><name>tamipontianak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14318274474212304271</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_gqohXV8SWJg/SiKC9N9MAGI/AAAAAAAAABM/KJ_k4LYTDUw/S220/DSCF4468.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7681809536384127820.post-6149564568000525189</id><published>2009-06-09T21:13:00.000-07:00</published><updated>2009-06-09T21:15:47.655-07:00</updated><title type='text'>Guru Mitra Anak Didik dalam Kebaikan</title><content type='html'>Di sekolah guru orang tua kedua bagi anak didik. Sebagai orang tua guru harus menganggapnya  ”anak didik” bukan menganggapnya ”peserta didik” istilah peserta didik lebih pas kepada mereka yang mengikuti kegiatan-kegiatan, latihan dan pendidikan yang waktunya relatif singkat yakni sebulan atau tiga bulan bahkan seminggu. Misalanya seperti kursus-kursus.&lt;br /&gt;Penyebutan istilah anak didik lebih pas digunakan sebagai mitara guru di sekolah. Guru adalah orang tua. Anak didik adalah anak. Orang tua dan anak adalah dua sosok insani yang yang diikat oleh tali jiwa. Belaian kasih dan sayang adalah naluri jiwa orang tua yang sangat diharapkan oleh anak, sama halnya sama halnya belaian kasih dan sayang seorang guru kepada anak didiknya.&lt;br /&gt;Ketika guru hadir bersama-sama anak didik di sekolah dalam jiwanya harus sudah tertanam niat untuk mendidikanak didik agar menjadi orang yang berilmu pengetahuan mempunyai sikap dan watak yang baik, yang cakap dan terampil berjiw besar dan memiliki akhlakyang mulia.&lt;br /&gt;Kebaikan seorang guru tercermin dari kepribadiannya.dalam sikap dan berbuat, tidak saja ketika di sekolah tetapi juga di luar sekolah. Guru harus memang menyadari bahwa dirinya adalah figur yang diteladani semua pihak, terutama oleh anak didik di sekolah. Guru adalah bapak rohani bagi anak didiknyahal ini berarti, bahwa guru sebagai arsitek bagi rohani anak didik.kebaikan rohani anak didik tergantung dari pembinaan dan bimbingan guru. Di sini tugas dan tanggung jawab guru adalah mendidik tingkah laku dan perbuatan anak didik yang kurang baik, yang dibawanya dari lingkungan keluarga dan masyarakat.&lt;br /&gt;Pendidikan rohani untuk membentuk kepribadiana anak didik lebih dipentingkan. Anak didik yang berilmu dan berketerampilanbelum tentu berakhlak mulia. Cukup banyak orang yang berilmu dan berketerampilan, tetapi karena tidak mempunyai akhlak yang mulia, mereka terkadang menggunakannya untuk hal-hal yang tepat. Namun demikian, bukan berarti orang yang berilmu dan berketerampilan tidak diharapkan, tetapi yang sangat diperlukan tentu saja adalah orang yang berilmu dan berketerampilan serta yang berakhlak mulia. Pembinaan anak didik mengacu kepada 3 aspek di atas yakni anak didik yang berakhlak mulia/bersusila, cakap dan terampil.&lt;br /&gt;Kegiatan proses belajar mengajar  tidak lain adalah mencanangkan sejumlah normake dalam jiwa anak didik. Itulah sebabnya kegiatan ini dalam pembahasan ini dipakai istilah proses interaktif edukatif . semua norma yang diyakini mengandung kebaikan perlu ditanamkan ke dalam jiwa anak didik melalui peranan guru  dalam pengajaran. Guru dan anak didik beraada dalam suatu relasi kejiwaan. Ineraksi antara guru dengan anak didik terjadi karena saling membutuhkan anak didik ingin belajar dengan menimba ilmu dari guru dan guru ingin membina dan membimbing anak didik dengan memberikan sejumlah ilmu kepada anak didik yang membutuhkan. Keduanya mempunyai kesamaan langkah dan tujuan, yakni kebaikan. Maka tepatlah bila dikatakan bahwa ”guru mitra anak didik dalam kebaikan”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7681809536384127820-6149564568000525189?l=tamipontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamipontianak.blogspot.com/feeds/6149564568000525189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7681809536384127820&amp;postID=6149564568000525189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/6149564568000525189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/6149564568000525189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamipontianak.blogspot.com/2009/06/guru-mitra-anak-didik-dalam-kebaikan.html' title='Guru Mitra Anak Didik dalam Kebaikan'/><author><name>tamipontianak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14318274474212304271</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_gqohXV8SWJg/SiKC9N9MAGI/AAAAAAAAABM/KJ_k4LYTDUw/S220/DSCF4468.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7681809536384127820.post-2065039820195236469</id><published>2009-06-08T03:00:00.000-07:00</published><updated>2009-06-08T03:02:31.351-07:00</updated><title type='text'>Guru-Anak Didik sebagai Dwi tunggal</title><content type='html'>Guru-Anak Didik sebagai Dwi tunggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motto : Guru Cerminan pribadi yang mulia Anak didik Cerminann pribadi yang dinamis keduanyaberada dalam proses interaksi edukatif dalam pembinaan yang Paripurna &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Guru adalah unsur manusiawi dalam pendidikan. Guru adalah figur manusia sumber yang menepati posisi dan memegang peranan penting dalam pendidikan. Ketika semua orang mempersoalkan masalah dunia pendidikan, figur guru masih terlibat dalam agenda pembicara terutama yang menyangkut persoalan pendidikan formal di sekolah. Hal itu tidak dapat disangkal, karena lembaga pendidikan formal adalah dunia kehidupan guru sebagai besar waktu guru ada di sekolah, sisanya ada di rumah dan di masyarakat .&lt;br /&gt; Di sekolah, guru hadir untuk mengabdikan diri kepada umat manusia dalam hal Anak Didik. Negara menuntut generasinya yang memerlukan pembinaan dan bimbingan dari guru. Guru dengan sejumlah buku yang terselip di pinggang datang ke sekolah di waktu pagi hingga petang, sampai waktu mengajar dia hadir di kelas untuk bersama-sama belajar dengan sejumlah anak didik yang sudah menantnya untuk di berikan pelajaran. Anak didik ketika haus ilmu pengetahuan dan siap untuk menerima nya dari guru. Ketika itu guru sangat berarti bagi anak didik. Kehadiran seorang guru  sangat berarti baginya. Kehadiran seorang guru di kelas merupakan kebahagian bagi mereka. Apalagi bila figur guru itu sangat di senangi oleh mereka. &lt;br /&gt;Guru dan nak didik adalah dua sosok manusia yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Boleh jadi, di mana guru disitu ada anak didik yang ingin belajar dari guru. Sebaliknya dimana anak didik disana ada aguru yang ingin memberikan binaan dan bimbingan kepada anak didik. Guru dengan ikhlas memberikan apa yang diinginkan oleh anak didiknya. Tidak ada sedikitpun dalam benak guru terlintas pikiran negatif untuk tidak mendidik anak didinya meskipun barang kali sejuta permasalahan sedng merongrong kehidupan seorang guru. &lt;br /&gt;Pada hakikatnya guru dan anak didik bersatu. Mereka satu dalam jiwa, terpisah dalam raga. Raga mereka boleh terpisah, tapi jiwa mereka tetap satu Dwitunggal yang kokoh bersatu. Posisi mereka boleh berbeda, tetapi tetapseiring dan setujuan. Bukan seiring tapi tidak setujuan. Kesatuan jiwa guru dengan anak didik tidak dapat dipisahkan oleh dimensi ruang, jarak dan waktu. Tidak pula dapat di cerai beraikan oleh lautan, daratan dan udara. Guru tetap guru dan anak didik tetap anak didik. Meskipun sewaktu-waktu pensiun dari pengabdiannyadi sekolah atau anak didik yang telah menamatkan sekolah di lembaga tempat guru tersebut mengabdikan diri.&lt;br /&gt;Menjadi guru berdasarkan tuntutan pekerjaan adalah  suatu perbuatan yang mudah, tetapi menjadi guru berdasarkan panggilan jiwa atau tuntutan hati nurani adalah tidak mudah, kaerena kepadanya lebih banyak dituntut selalu pengabdian kepada anak anak didik daripada karena tuntutan pekerjaan dan material oriented. Guru yang berdasarkan pengabdiannya karena panggilan jiwa merasakan jiwanya lebih dekat dengan anak didiknya. Ketiadaan anak didik di kelas menjadi pemikirannya, kepada anak didinya tidak hadir di kelas, apa yang menyebabkannya dan berbagai pertanyaan yang mungkin guru ajukan ketika itu.&lt;br /&gt;Uraian di atas adalah gambaran figur guru dengan segala kemuliannya, yang mengabdikan diri berdasarkan panggilan jiwa, bukan karena pekerjaan sampingan. Oleh karena itu, wajarlah dikatakan bahwa guru adalah cerminan yang mulia. Figur guru yang mulia adalah sosok yang dengan rela hatinya mengisikan waktunyademi kepentingan anak didik, menasehati anak didik, membimbing anak didik, mendengar keluhan anak didik, membantu kesulitan anak didik dalam segala hal yang bisa  menghambat aktivitas belajarnya, merasakan kedukaan anak didik, bersama-sama dengan anak didik pada waktu senggang, berbicara dan bersenda gurau di sekolah, di luar jam kegiatan interaksi edukatif di kelas, bukan hanya duduk di kantor dengan dewan guru dan membuat jarak dengan anak didik. &lt;br /&gt;Akhirnya guru dan anak didik adalah DWITUNGGAL . kemulian guru tercermin kepada pengabdiannya kepada anak didik dalam interaktif di sekolah dan di luar sekolah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7681809536384127820-2065039820195236469?l=tamipontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamipontianak.blogspot.com/feeds/2065039820195236469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7681809536384127820&amp;postID=2065039820195236469' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/2065039820195236469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/2065039820195236469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamipontianak.blogspot.com/2009/06/guru-anak-didik-sebagai-dwi-tunggal.html' title='Guru-Anak Didik sebagai Dwi tunggal'/><author><name>tamipontianak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14318274474212304271</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_gqohXV8SWJg/SiKC9N9MAGI/AAAAAAAAABM/KJ_k4LYTDUw/S220/DSCF4468.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7681809536384127820.post-5761980308683680716</id><published>2009-05-31T19:49:00.000-07:00</published><updated>2009-11-07T18:21:53.686-08:00</updated><title type='text'>RENUNGKANLAH NASEHAT ORANG TUA</title><content type='html'>Dan Tuhanmu, telah memerintahkan supaya kamu jagan menyembah selainnya, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik2nya. Jika salah seorang diantaranya atau kedua2nya sampai berumur lanjutdalam pemeliharaan mu, maka jangan sekali2 kamu mengatakan kepada keduanya “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkan lah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh saying dan ucapkanlah wahai Tuhanku, kasihanilah mereka, sebagaimana mereka telah mendidik aku waktu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Wejangan-wejangan orang tua yang berkhasiat : &lt;br /&gt;1. WahaiAnak ku. Hidudlah yang prihatin,,, &lt;br /&gt;Suatu wejangan yang ringan diucapkan namun sungguh besar faidahnya. Anakku, hiduplah yang prihatin, Sebuah nasehat yang meluncurkan dari lubukhati yang insya Allah ketulusannya yang luar biasa. Hidup prihatin merupakan pondasi atau dasar bagi seseorang untukuntuk terus melangkahkan kaki di jalan penuh keridlaan illahi rabbi. Hidup prihatin adalah hidup apa adanya. Hidup prihatin adalah gelem urip rekooso ( mau hidup sengsara ). Hidup prihatin adalah hidup yang nerimo ( menerima ) atas segala kersanipun ( kehendak ) Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     2. Ingatlah anakku, berhati2 lah dengan wanita&lt;br /&gt;Maksudnya tidak ada suatu cobaan yang terjadi sepeninggalanku yang lebih berbahayabagi kaum laki-laki., yang melebihi berbahayanya cobaan yang berhubungan dengan soal wanita ( HR. Bukhari dan Muslim ). Rasulullah lebih menegaskan lagi ” sesungguhnya dunia ini sangat lah manis dan indah dan Allah menyerahkannya kepada kamu untuk melihat bagaimana kamu berbuat. Karena itu berhati-hatilah dalam menghadapi dunia dan berhati-hatilah pada wanita. Sesungguhnya peretama fitnah ( ujian ) Bani Israil terjadi karena wanita . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     3. Anakku, jauhilah dunia hitam &lt;br /&gt; ” dan tidaklah tidak lah mereka disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnkan ketaatan kepada nay dalam menjalankan agama yang lurus ( QS. AL-BAYYINAH : 5 ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia hitam...dialah dunia yang pekat&lt;br /&gt;Dunia hitam...dialah dunia &lt;br /&gt;Yang penuh warna kelabu &lt;br /&gt;Dunia hitam..dialah dunia&lt;br /&gt;Yang tidak punya malu &lt;br /&gt;Kau hancurkan .... masa depan anakku &lt;br /&gt;Kau ninabobokan ...cita2 besar anakku!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia hitam adalah duani yang penuh lika liku kemaksiatan, dunia yang diwarnai dengan senyuman2 penuh noda dosa. Dan dunia yang penuh hawa nasu setan orang tua mana yang menginginkan anaknya menjadi para badut yang dipermainkan oleh pembesar-pembesar dunia hitam. Danorang tua mana yang inginanaknya terbuai dengan anggur kesesatan!!!! Astagfirullah ,, astagfirullah. Demikian yang disuarakan sang ibu n bapak. Menandakan betapa khawatirnyabuah kasih ikut terseretkedalam alam kebobrokan dimasa sekarang dan mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    4. Anak ku janganlah kau melupakan Allah &lt;br /&gt;”dan cintalah engkau akan tuham mu, takutlah akan sakit n siksanya. Dan kepada rahmatnya, harapkanlah dan menyerahlah engkau hai orang islam”&lt;br /&gt;Seseorang yang mencintai sesuatu tentulah akan sulit melupakan sesuatu tersebut. Dimanapun ia berpijak di situ di situ pula ia ingat akan sesuatu yang dipuja2nya memang sulit menghilangkan sesuatu yangdi cintai dan disayangi,,,,&lt;br /&gt;Demikian pula, jika belajar untuk mencintai dan menyayangi Rabb,,, tuhan sekalian Alam. Betapa sulit.untuk  meninggalkannay, betapa sulit mencampakannya. Jika rasa cinta dan sayang kepadanyatelah begitu menggelora,,,,dalam qalbutentulah tidak akan ada rasa khawatiran dalam diri orang tua terhadap anak2nya ketika masa penggalian ilmu diperantauan,,,,,,,,sebab itu ia tahu dengan rasa cinta dan sayang kepadanyadan anak akan dengan setia menunaikan perintah2nya,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” TIADA KATA LALAI. TIADA KATA LUPA. TIADA KATA GOOD BYA, ” MY GOD” JIKA RASA CINTA NYA TERUS DI PUPUK......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Anak ku jangan engkau kecewakan ibu-bapakmu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;Sebagai orang tua yang telah meniti perjalanan sedemikian panjang nya,,, dalam membesarkan,, mengurusi dan mendidik putra putri,,, tiada kata yang di utarakannya kecuali hanya ingin melihat senyum kebahagiaan dari sanga anakanak bahagia orang tua pun turut merasakannya, namun, jika sebaliknya anak berduka orang tua juga ikut merasakannya. Sungguh mulia hati suci orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pa ma aku akan menjadi yang terbaik,,,, ku buktikan kalau aq bisa seperti dirimu pa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam anak perantau tamipontianak@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perantau borneo FTM ( Fatur tami mutia ) akan membahagiakan mu pa ma,,,, n ngak mengecewakan mu,,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7681809536384127820-5761980308683680716?l=tamipontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamipontianak.blogspot.com/feeds/5761980308683680716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7681809536384127820&amp;postID=5761980308683680716' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/5761980308683680716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/5761980308683680716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamipontianak.blogspot.com/2009/05/renungkanlah-nasehat-orang-tua.html' title='RENUNGKANLAH NASEHAT ORANG TUA'/><author><name>tamipontianak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14318274474212304271</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_gqohXV8SWJg/SiKC9N9MAGI/AAAAAAAAABM/KJ_k4LYTDUw/S220/DSCF4468.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7681809536384127820.post-7237800731155416442</id><published>2009-03-31T10:57:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T11:16:38.963-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Guru ku &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pernah ku lihat lelah di bola matamu&lt;br /&gt;namun senyum selalu hiasi bibirmu&lt;br /&gt;Meredam bara emosiku yang menggebu&lt;br /&gt;tak patuhimu padahal baik bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau buka mata dan hati ku yang membeku&lt;br /&gt;ku genggam dunia dengan memahami ilmu&lt;br /&gt;dalam tertatih tak pernah kau tinggal kan ku&lt;br /&gt;dengan sabarmu  ku tahu yang ku tak tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;engkau guruku oh oh oh&lt;br /&gt;apa kabar mu oh oh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walau di mana berada semoga berjuta doa untuk selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ajari kepakan sayap untuk terbang menuju langit tinggi&lt;br /&gt;meraih bintang yang selaluy ku  kenang&lt;br /&gt;seluruh pengabdian yang engkau beri meski ku coba&lt;br /&gt;dengan sepenuh hati tak akan terganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih guru ku&lt;br /&gt;kau selalu jadi pahlawan ku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7681809536384127820-7237800731155416442?l=tamipontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamipontianak.blogspot.com/feeds/7237800731155416442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7681809536384127820&amp;postID=7237800731155416442' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/7237800731155416442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7681809536384127820/posts/default/7237800731155416442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamipontianak.blogspot.com/2009/03/guru-ku-pernah-ku-lihatvlelah-di-bola.html' title=''/><author><name>tamipontianak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14318274474212304271</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_gqohXV8SWJg/SiKC9N9MAGI/AAAAAAAAABM/KJ_k4LYTDUw/S220/DSCF4468.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
